30 Juni 2021 ....
Rabu, 30 Juni 2021
Juni Kelabu
Diposting oleh Erni Apriliani di 17.00Sabtu, 26 Juni 2021
Desember .....
Diposting oleh Erni Apriliani di 06.06Desember ,,,
Bulan terakhir di tahun ini , ternyata juga menjadi akhir dari kisah ini.
Kisah yang berawal di bulan Desember dan ternyata juga berakhir di bulan Desember.
Kisah yang banyak mengajarkanku tentang kehidupan, tentang bagaimana caranya mengikhlaskan.
Entah bagaimana aku bisa menggambarkan sosoknya.
Dia yang benar-benar ku kagumi, sosok yang telah mewarnai hari-hariku
Senyumnya masih begitu jelas, wajahnya yang masih terbayang dalam pikiranku
Dia yang telah menguatkan di saat aku terjatuh dan terpuruk
Dan sekarang sudah berada di bulan Juni , enam bulan sudah ternyata tanpamu ...
Rindu terkadang datang mengganggu tidurku , sejenak wajahmu hadir dalam mimpiku.
Bagaimana kabarmu sekarang? sedang apa dirimu ?
Ingin rasanya bertanya, namun otakku seakan menyangkalnya walau hati kadang ingin berteriak.
Aku selalu berharap harimu jauh lebih menyenangkan.
Teruntuk kamu ,
Iya kamu , yang kutemui di bulan Desember ...............
Minggu, 21 Maret 2021
Kamu ....
Diposting oleh Erni Apriliani di 08.42Hei ....
Sudah lama semenjak percakapan terakhir kita.
Rindu...
Iyaa, aku menyadari ternyata aku merindukanmu.
Aku menyadari betapa pentingnya kamu, betapa berharganya kehadiranmu selama ini.
Kamu telah berhasil merobohkan dinding tebal yang selama ini menjadi penghalang.
Seseorang yang mampu meluluhkan hatiku, seseorang yang dapat kembali membuatku percaya
Percaya jika ternyata kamu lah seseorang yang ku cari.
Hampir setiap hari ada saja yang mampu membuat kita terhubung satu sama lain, bercengkrama ,
saking bercerita kegiatan yang telah dilewati hari itu .
Kamu,
Seseorang yang aku percaya untuk mencurahkan perasaan saat aku tak ingin membagi dengan yang lain
Dan kini aku merindukan kedekatan kita yang dulu ...
Ada banyak hal yang ingin aku ceritakan padamu ,
Aku merindukanmu ..........
Dimanapun kamu berada , semoga Allah senantiasa menjaga dan melindungimu .
salam dariku ,
Teruntuk kamu, seseorang yang pernah dekat denganku ....
Seminar Rancangan Aktualisasi, Rasanya ituuuuhh .. Ahhhhh mantap
Diposting oleh Erni Apriliani di 08.14Assalamu'alaikum w.wb....
Maaf baru ngeposting dan ngeblog lagi soalnya ngumpulin niat buat ngetiknya itu susah setengah mati ... hhhiiii
O, iya dear...
Kemarin- kemarin itu juga disibukkan dengan pelatihan dasar bagi CPNS secara daring/Online via Zoom dan Google Classroom. Ternyata ada hikmahnya juga pandemi membuat semua orang harus bisa beradaptasi dan memulai kebiasaan yang baru. Kita dituntut tetap harus melakukan pekerjaan dan berkomunikasi tanpa harus bertatap muka. Nah beruntungnya sangat terbantu dengan aplikasi Zoom dan teman-temannya sehingga dapat memudahkan untuk menyelesaikan pekerjaan walaupun harus bekerja dari rumah atau dalam istilahnya work from home...
Nah hal itu juga berimbas terhadap kami, yang harusnya kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan secara tatap muka , mau tidak mau harus diganti menjadi virtual. Namun hal tersebut menjadi hal yang baru bagi kami. Alhamdulillah , masyaAllah tabarakallah,. Allah mudahkan segala sesuatunya. Pelaksanaannya kegiatan dari akhir bulan Oktober dan berakhir di bulan Desember yakni laporan akhir seminar aktualisasi.
Sabtu, 11 Juli 2020
Wisata Religi Ke Tapin & Barito Kuala
Diposting oleh Erni Apriliani di 06.21Jembatan
Rumpiang adalah jembatan yamg membentang di atas sungai Barito, kota Marabahan, kabupaten Barito Kuala.
Jembatan ini diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang
Yudhoyono pada tanggal 25 April 2008.
Dengan hadirnya jembatan tersebut
akan memperlancar arus lalu lintas dari Kota Marabahan menuju Banjarmasin dan sebaliknya yang sebelumnya
harus menggunakan kapal feri untuk
menyeberangi Sungai Barito.
Jembatan
Rumpiang sendiri memiliki total panjang bentang 753 meter dengan
bentang utama sepanjang 200 meter menggunakan konstruksi pelengkung
rangka baja. Pembangunan Jembatan Rumpiang dimulai
sejak akhir tahun 2003, menggunakan dana baik dari APBN maupun
APBD Kabupaten Barito Kuala dan
Pemprov Kalimantan Selatan sebesar
Rp174,5 miliar. (https://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Rumpiang)
|
|
Yes, ini foto aku saat akhirtahun 2019 kemarin liburan
tipis-tipis ke Marabahan. Sebenarnya gak ada niatan pengen kesana cuman kata teman
aku sekalian aja jalan kesana lagipula aku gak pernah menginjakkan kaki ini di
Kota Bahalap tersebut. Heee ….. Waktu itukan ludah liburan semester, libur sekolah gitu.
Aku ngajakin teman aku, udah lumayan lama juga sih ngajaknya dari beberapa
hari sebelumnya. Aku ngajakin dia buat ziarah ke makam Muhammad Mahmud
Al-Qabul (Datu Qabul) di Desa Baulin Kec. Candi Laras Selatan Kab. Tapin. |
Berangkat
dari rumah hampir setengah 9an pagi, hee . Rosida jemput aku ke rumah. Oh, iya
aku cuma nebeng Sida. Kami melewati jalan Balimau tembusnya ke Margasari. Bukan
jalan kota, jaraknya lebih dekat kalo lewat sana daripada harus lewat kota. Walaupun
jalannya bikin pantat lumayan sakit. Hhhaaaaa
Untuk
sampai ke tempat tujuan harus banyak drama dulu. Salah satunya adalah kita
berdua harus ngelewatin jalan yang masih pakai tanah kuning gitu. Licin loh
tsaay soalnya kan bekas hujan gitu. Dan tau gak kita berdua hampir jatuh dari
motor. Hiiikkssss …. Beruntungnya Sida
masih bisa nahan motornya, kalo enggak kebayang gak baju kami kotor kena tanah.
Padahal aku sempat ngomong gitu ke Sida, “Ulun turun aja gen da ai, kalo
pina kita rabah” yang artinya aku turun aja yah, takutnya nanti kita jatuh.
Eh , ternyatakan benaran hampir jatuh. Sandal kami berdua kotor kena lumpur
tanah, bajunya Sida pun juga kena tanah.
Dan
akhirnya kita sampai d tempat tujuan. Tapi sebelumnya kita ngebersihin sandal
sama baju yang kena lumpur tanah tadi. Terus berwudhu dulu sebelum masuk ke
kubah. Ambil buku Yasin lalu berdo’a. Di tempat ini kita gak foto yah, soalnya
rada gimana gitu harus difoto. Yaudah belanja oleh-oleh buat di rumah, terus
lanjut deh. Tadinya pengen langsung balik tapi diajakin Sida jalan ke Marabahan
sekalian Ziarah di makamnya Datu H. Abdusshamad Al-Banjari, yang mana beliau
merupakan cucu dari Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari ulama kharismatik yang
dimakamkan di Kelampaian, Kabupaten Banjar. Di tempat ini dilarang bagi
pengunjung untuk mengabadikan dengan telepon genggam. Tapi sekalipun ada
himbauan untuk dilarang mengabadiakan atau foto-foto di sekitaran makam , namun
nyatanya masih ada yang tetap aja foto. Hee
Oh, iya
habis ziarah. Berdoa’a dan baca surah Yasin. Tiba waktu Zuhur, kami shalat
Zuhur dulu di Mushalla. Sudah selesai kita nyari makan, maklum beb udah
setengah hari. Perut belum diisi apa-apa, cacing dalam perut udah berteriak.
HHHaaa gak deng, cuma becanda. Aku sama Sida nyari makan di warung pinggir
jalan. Menu kami sama, milih ikan Patin panggang + sayur bayam, minumnya Es the.
Alhamdulillah, dahagapun hilang. Akhirnya selesai makan kita lanjutin
perjalanan pulang. Gak afdhol katanya kalo ke Kota Bahalap ini gak berhenti di
Jembatan Rumpiang ini buat sekedar foto-foto. Hhaaa….. Secara kan Jembatan
Rumpiang ini sudah menjadi iconnya kota Bahalap. Jembatan Rumpiang ini kalo
diperhatikan mirip dengan jembatan Sydney di Australia. Mungkin waktu
pembuatannya memang sengaja dibikin mirip, heee tapi made in Indonesia.
Lumayan
dapat beberapa foto di Jembatan Rumpiang ini, buat kenang-kenangan kalo aku
pernah menginjakkan kaki di Bumi Bahalap ini bareng Sida. Cukup puas
berfoto-foto ria , kami melanjutkan perjalanan pulang ke rumah. Sampai rumah
habis Ashar, hampir setengah 5 sore.
Next,
kapan-kapan pengen jalan lagi sesudah pandemi covid ini berakhir. Pengen ngerefresh
otak yang udah mulai kelamaan di rumah sajaaaa. Itu tadi cerita liburan akhir
tahunku kemarin. Semoga secepatnya pandemic ini berakhir, biar bisa jalan-jalan
bebas lagi tanpa ngerasa parnoan …
Sekian dulu
yah cerita dari aku , makasiiiiihhhh ….
Selasa, 07 Juli 2020

The Power Of Shalawat
Diposting oleh Erni Apriliani di 06.00Assalamu'alaikum .....
Sudah sekian
purnama baru nulis lagi, heee ...
Alhamdulillah,
masyaAllah hampir setahunan lebih gak nengok-nengok blog ini, bukannya males
atau kenapa. Karena emang gak sempat, pulang dari sekolah hampir ashar kan
capek banget. Istrihat bentar, udah hampir malam aja. Besoknya gitu lagi,
rutinitas hari-hari gitu aja.
Oh, iya
dear..
Udah lama
sih pengen ngeshare ini tapi baru aja sempat nulis malam ini.
Ceritanya gini
....
Aku itu
kangen pake banget sama seseorang udah beberapa hari nih gak chattingan apalagi
ketemu hampir sebulan lebih malah , hee
Terus hari
Senin pagi aku buka aplikasi Tiktok. Eh,
di berandanya ada satu video yang bilang gini. Saat kamu merindukan seseorang
coba deh shalawatin aja dia sehabis shalat. Ya udah, waktu Shalat Zuhur tiba
aku coba aja nih baca shalawat sehabis selesai shalat. Gitu aja terus , sampai
di Rabu malam( malam Kamis) habis shalat Isya , baca do'a, shalawat, ngaji
bentar. Waktu itu aku ngadu, nangis, semuanya aku luapkan di malam itu.
Gak selang
berapa lama, selesai itu. Eh tiba-tiba dia ngechat . MasyaAllah, speechless
dong , nangis lagi saat itu, Allah qabulin do'a aku... Betapa sayangnya Allah
terhadap hamba-Nya. Siapa lagi yang mampu menggerakkan hati seseorang kecuali
Allah, siapa lagi yang mampu mengabulkan segala do'a kecuali Dia. Sebagai hamba
yang pendosa ini benar-benar malu rasanya, begitu mudahnya Allah mengabulkan
do'aku saat itu.
Ternyata
benar, saat kita pasrahkan, kita serahkan segala sesuatu kepada-Nya , maka Dia
sendirilah yang akan mengurusnya. MasyaAllah, benar-benar terharu saat itu.
Dan aku
percaya, Allah Maha Mendengar dan aku juga percaya bahwa itu adalah salah satu
kekuatan dari shalawat. .
Hari ini aku
share sebagai salah satu dari pengalaman pribadiku beberapa hari yang lalu.
Bahwa mudah
bagi Allah untuk mengabulkan do'a dari hamba-Nya.
Do'akan
semoga Allah mudahkan juga jodohku , hhhee .....
Aamiin ....
Mungkin cuma
ini yang bisa aku share berdasarkan pengalaman pribadi, dan tentunya bukan cuma
karena hanya menginginkan sesuatu kita
bershalawat dan berdo'a tapi harus dijadikan sebagai suatu keharusan bagi kita
sebagai salah satu wujud dari rasa syukur kita kepada Allah dan Rasulullah.....
Salam manis
dari aku ,
Erni Apriliani
Selasa, 27 Agustus 2019
Jumat, 05 Oktober 2018
Lelahku
Diposting oleh Erni Apriliani di 06.36Kadang terbesit dalam hati ingin bilang rindu,
Tapi harus bilang rindu ke siapa??????
Seseorang itu telah mengubah segalanya
Segalanya yang pernah terasa indah, nyatanya jauh dari harapan
Tuhan,
untuk kali ini aku hanya minta jauhkan hati ini dari orang-orang yang menyakiti
lepaskan segala rasa yang pernah ada dalam hati
biarkan lelahku ini menjadi memori manis yang nantinya bisa terkenang dengan indah
menjadi pengingat bahwa aku pernah selelah itu untuk menjadi seperti sekarang ini
05 Okt 2018
Diposting oleh Erni Apriliani di 06.11Selasa, 18 September 2018
Ziarah Ke Sekumpul
Diposting oleh Erni Apriliani di 07.56Assalamu'alaikum..
Aaaa, kangen udah lama gak nulis lagiiii 🙁🙁🙁
Alhamdulillah, sekarang udah bisa ngepost lagii..
Udah berada di pertengahan September yah dear gak kerasa waktu bergulir begitu cepat..
Okeh, next..
Postingan aku kali ini mau cerita tentang pengalaman aku ziarah dengan my bestiie akuuh..
Yapsssss, sabtu tgl 8 September 2018
Aku, sepupuku, rosida, tary & Fitri.. Iya kita b'5 ziarah ke Martapura, ziarah ke makam Abah Guru Sekumpul.
Sebelumnya ini memang udah direncanain jauh² hari dari akhir agustus kemarin. Pengennya kemarin di tanggal 2 tapi berhubung belum gajian, akhirnya sepakat diundur jadi tgl 8 September kemarin.
Kita b'5 janjian berangkat sesudah shalat subuh, dan ternyata kita molor 😌😌. Akhirnya berangkat hampir setengah tujuh pagi, ulalaaaaa.
Sebelum berangkat minta ijin dulu ke mama, pamitan dulu, cium tangan dulu.. hhee
Aaaa, sumpah pertama kalinya perjalanan jauh cuma bareng sama teman. Masya Allah pengalaman baru. Biasanya kalau perjalanan jauhkan sama mama atau keluarga lah gitu. Dan akhirnya ngerasain juga keluar kota bareng teman. Dan itu masya allah luar byasaaahhh..
Pertama-tama aku nebeng sepupuku, sudah hampir sampai Mtp sih sebenarnya. Temanku yang lain berhenti dulu katanya kecapean, dan akupun ganti nebeng sama rosida 😂😂😂. Sampai Mtp masih tetap nebeng rosida.
Ya udah, sampai Mtp kita ziarah dulu ke makam Abah Guru Sekumpul. Masya Allah, di hari sabtu itu banyak banget org² yang juga berziarah. Setelah sekian lama, akhirnya kesampaian juga bisa ziarah lagi ke Sekumpul.
Seperti halnya kebiasaan orang yang berziarah, baca yasin & berdo'a semoga kelak bisa dikumpulkan dengan Rasulullah dan orang-orang yang shaleh. Dan semoga bisa kembali berziarah lagi nanti.. aamiin ya allah, aamiin...
Sesudah ziarah dan berdo'a, kita b'5 keliling melihat² jualan orang disekitar kubah.
Lelah melihat-lihat jualan orang, cacing dalam perut mulai berisik. Akhirnya kita memutuskan untuk makan di AZ express food Mtp disekitar Sekumpul juga.
Masuk ke dalam dan pesan makanan terua bayar. Dan makanan pun tersaji dalam nampan.
Kita sepakat memilih makan di lantai atas.
Seperti biasa, maklumlah sebelum makan foto dulu 😆😆😆 terus posting di sosmed.. hhhaaa
Lumayan lah, sambil makan bincang² dulu.. cerita² dulu maklum cewek yekaaannn..
Biasa cewek kalo lagi ngobrol gimana coba,, 😂😂😂
Selesai makan, kita jalan-jalan ke Qmall nya Banjarbaru. Refreshing, nyuci mata 😀😀
Aku yang tadinya gak pengen beli apa² terpaksa kecolongan beli dompet & alat make up. Untungnya gak pengen beli baju/sepatu. Kalau ngga bisa nangis tuh dompet.. Hahhaaa
Kita misah, aku & rosida milih jalan-jalan ke lantai yang lain.. sedangkan tary, Fitri dan sepupuku lagi asyik milih² sepatu. Daripada kita nunggu kelamaan lebih baik kita jalan-jalan ke tempat lain.
Puas muter², ya udah hubungin sepupuku . Mereka dimana, soalnya kan udah mulai siang sementara kita belum shalat zuhur. Ya udah janjian deh ketemu di JCO.
Udah selesai belanjanya, kita cuss pulang.
Di perjalanan, mampir dulu ke Atm soalnya duit cash di dompet cuma tinggal dikit. Sedangkan nanti pulangnya pengen beli oleh² buat keluarga di rumah.
Selesai ngambil uang, cusss hulu sungai.. yeee
Di tambak hanyar, singgah bentar beli oleh² khas Martapura kue Hj. Enong sekaligus nyari masjid buat shalat zuhur.
Udah selesai shalat lanjut lagi deh perjalanan.
Sampai Kandangan udah hampir maghrib, jadi kita berhenti dulu makan di Ayam Geprek Fajar di Hamalau.
Aku nelpon orang rumah dulu, takut kalo yang dirumah khawatir anaknya belum sampai juga. Hhee
Sampai rumah tepar syekaliiiihhh. Tapi gak jera sih malah pengen jalan lagi sama mereka.
Nah ini cerita ku..
Sampai sini dulu yah, nanti kapan² aku posting lagi jalan-jalan sama mereka...
Assalamu'laikum.... 😇😇😇
Minggu, 11 Februari 2018
Label: #curahanhati
Sabtu, 09 Desember 2017
Tapin Expo 2017 Berfoto Dengan Badut Emon
Diposting oleh Erni Apriliani di 07.02Assalamu'alaikum ...
Maaf baru nulis lagi yah, soalnya bingung pengen ngepost apalagi di blog ini .
Oh iya dear, hari ini tadi tepatnya tanggal 9 Desember 2017 aku, Ciiemouyy & temannya yang juga sangat aku kenal oteweh rantau ..
Dari beberapa hari kemarin memang sudah janjian pengen berangkat ke tapin expo, dan fix hari ini tadi kita berangkatnya.
Jam 2an siang udah cuss dari rumah , terus jemput temannya sepupuku dulu. Dan jam 3an baru meluncur ke rantau.
Aku sendirian naik motor , sepupuku boncengan sama temannya. Nasib sendirian gak ada teman ngobrol 😂😂😂
Tadi pagi aku ngechat sahabatku, Rosida ngajakin dia ke rantau tapi ternyata Rosida nya sibuk. Ya udah gak jadi deh
Kurang lebih 30 menitan lah akhirnya sampai juga di rantau expo. Dan ternyata setelah markir motor, aku ketemu teman kuliah ku sekaligus teman kkn ku dulu, Inayah & Rafi'ah. Hhee gak nyangka ketemu nya disitu , lama juga sih gak ketemu.. Nanti kalo ada waktu kapan² ngajak mereka meet up 😁😁😁
Ya udah setelah itu, aku, sepupuku dan juga temannya nyari spot² menarik buat foto² di stand² yang ada. Lumayanlah mengasyikan. Tapi ada satu hal yang paling buat aku senang, happy banget yaitu bisa foto sama badutnya emon 😍😍😍 duh senengnya kebangetan deh ..
Intinya hari ini, 9 Desember 2017 aku bahagia seneng sekali ... 😍😍😙😙👏👏
Alhamdulillah, terima kasih ya Allah .. Untuk segala nikmat-Mu hari ini padaku dan juga keluargaku..
Kamis, 16 November 2017
Ketemu Teman Di Pasar
Diposting oleh Erni Apriliani di 22.29Assalamu'alaikum wr. wb
Maaf baru nulis lagi, maklum beberapa bulan ini memang sibuk banget apalagi ntar akhir tahun pasti makin sibuk .. Hee
Alhamdulillah, sekarang udah dapat kerja 🙏🙏🙏 alhamdulillah , sekarang udah bisa belanja pakai duit sendiri 😂😂 gak minta lagi sama orang tua .. Tapi abah mama masih aja tetap ngasih tiap bulan 😄😄 lumayan lah buat nambahin tabungan ..
Oh iya karena udah kerja , yang pasti punya teman baru, suasana yang baru & pastinya dapat pengalaman & ketemu orang² yang hebat.. Dan itu merupakan salah satu hal yang harus disyukuri 🙏🙏🙏
Allah adalah sebaik-baiknya yang mempunyai rencana terhadap makhluknya, dan aku juga percaya apa yang terjadi pada ku saat ini juga adalah rencana terbaik dari Allah..
Berhubung udah beberapa bulan kerja, alhamdulillah sudah mulai akrab lah sama teman² kerja. Aku tidak menyebut mereka teman tapi adalah saudara. Yups, bagiku mereka adalah saudara.
Karena saat di tempat kerja mereka lah orang² yang terdekat saat itu. Dan jika sesuatu hal yang terjadi kepadaku merekalah yang ada disitu.
Pagi tadi, sehabis pulang kerja me & friend 😂😂😂 ke pasar Bagambir .. Yah cuci mata dikitlah karenakan sudah lama juga gak ke pasar situ. Dulu sebelum bekerja, biasanya tiap jum'at pasti nemenin mama belanja kebutuhan mingguan , mulai dari beli ikan, bawang merah-putih, cabe merah & teman²nya intinya semua kebutuhan rumah tangga ..
Jadikan tadi, waktu aku minta izin ke teman ku buat beli sesuatu. Ternyata nih ketemu teman waktu sekolah MTs dulu. Ya udah saling tegur & bincang² dikitlah ..
Ceritanya gini , teman aku tadikan gendong bayi. Ya udah aku nanya, "anak piankah" (Anak kamu kah)
Katanya " inggiih, anak ulun" (iya, anakku)
"Hah, kawinkah sudah pian? Aii napa kada beundangan? Lawaskah sudah? (Hah, nikahkah sudah kamu? Kenapa gak ada undangannya?) dengan ekspresi yang rada kaget 😱😱 , beneran aku kaget soalnya gak ada undangannya datang kerumah.
Terus di jawabnya " inggiih, kawin sudah ulun. Ulun handak meantar undangan kada ingat rumah pian dimana. Inggiih lawas sudah, 2 tahunan. (Iya, aku sudah nikah. Aku pengen nganter undangan lupa rumah kamu dimana. Iya sudah lama, 2 tahunan)
Hhaa dan ternyata baby nya pun sudah berumur 10 bulan .. Omegeee , temanku sudah ngegendong baby 😂😂😂 lhaa aku masih gini² aja 😅😅😅 masih terjebak cinta dimasa lalu *eiiitsss 😢😢😢
Tahun 2017 tinggal 1,5 bulan lagi, sebentar lagi tahun baru .. Kali ajah ketemu bodohnya diakhir tahun 2017 ini atau diawal tahun .. Biar ramadhannya nanti puasanya sudah bersama kekasih halal .. Aamiiinn 🙏🙏🙏 😂😂😂
Ini ceritaku di hari Jum'at yang penuh dengan keberkahan ini ...
Kamis, 24 Agustus 2017
Senin, 07 Agustus 2017
TIPS MENYELESAIKAN SKRIPSI ALA AKU
Assalamu’alaikum wr.wb …...
Hari ini aku akan share tips menyelesaikan skripsi sesuai target ala aku. Kalau kata sebagian kakak tingkatku waktu kuliah dulu, skripsi itu katanya berhantu. Hhaaa ada-ada sajakan. Tapi memang kenyataannya kalau gak pakai target buat selesaikan skripsinya yah bakalan nanti-nanti terus. Oke sekarang aku kasiiih saja tipsnya yah ….
A. Niat
Niat ini perlu banget. Seperti hadits Nabi “innamal a’malu binniyat” yang artinya amal itu tergantung niatnya, seseorang itu hanya akan mendapatkan sesuai niatnya. Karena segala sesuatunya itu memang harus berawal dari niat. Di awali dengan niat yang baik inshaa allah akhirnyapun juga baik. Jadi, dari awal tanamkan niat yang baik dalam menyelesaikan skripsi.
B. Target
Nah ini juga sangat perlu bagi kita. Kenapa kita perlu target dalam menyelesaikan skripsi? Alasannya adalah agar kita semakin termotivasi untuk menyelesaikannya. Dengan adanya target dan deadline tentunya kita juga akan terpacu berkejar-kejaran dengan waktu. Misalnya kamu menargetkan minggu ke 2 bab 1-2 sudah harus selesai dan segera dikonsultasikan dengan dospem. Setelah konsultasi pasti ada saja coeretan yang harus direvisi. Nah dari sini kamu harus punya target lagi, bahwa revisi tersebut harus selesai dalam seminggu sehingga di minggu ke 4 konsultasi lagi. Aku juga dulu begitu, pasang target supaya kita lebih terpacu dalam menyelesaikannya.
C.Buat notes/catatan kecil sebagai remember.
Notes/catatan kecil sebagai remember atau pengingat sangat ampuh banget buat menstimulasi otak supaya lebih terdorong menyelesaikan skripsi. Yah layaknya target, notes ini menjadi pengingat bagi kita supaya jangan menunda-nunda dalam mengerjakan sesuatu. Notes ini bagusnya ditempel di tempat-tempat yang sering kita lewati atau sering kita lihat. Bisa di meja belajar, pintu, di kamar atau dimanapun yang sering kita lewati. Terserah kamu notesnya mau kayak gimana, kalo aku nulis di beberapa kertas kecil terus di tempel di meja belajar, jadi secara otomatis yang tadinya rada malas ngerjainnya mau gak mau ketika liat tulisan itu semangatnya berkobar lagi. Hhhaa tapi kalo udah lelah tetap jangan dipaksa juga. Sebab badan dan otakpun perlu istirahat. Segala sesuatu yang berlebihan itu biasanya gak bagus.
D.Sering-sering konsultasi dengan dospem
Jangan malas buat konsultasi dengan dospem kita, yah memang terkadang masalahnya ada. Beda orang tentu beda juga pemikirannya. Begitu juga dengan dospem. Dospem yang satu dengan dospem yang lain pendapat merekapun juga berbeda. Yah, untuk menyatukan dua pendapat yang berbeda iniyang susah. Makanya, kita juga perlu mengenali sikap dan karakter dospem. Kenapa begitu? Karena jika kita mengetahui sikap dan karakter dari dospem tentunya kita dapat menyesuaikan dengan beliau. Jadi selama bimbingan kita merasa nyaman konsultasi, gak merasa terbebani. Supaya lebih mengenal sikap dan karakter dari dospem makanya harus sering-sering ketemu. Heee
E.Perbanyak pembendaharaan kata dengan banyak membaca.
Ini mah perlu banget. Kalo sedang bimbingan itu mau gak mau kita yang kebanyakan malas baca buku secara gak langsung harus sering baca buku.. Keluar masuk perpustakaan, dari rak satu ke rak yang lain. Hhaa , apalagi kalo ngeliat buku yang tebalnya masya allah, pasti bawaannya udah malas sendiri. Nah hal kayak gini perlu dihilangkan. Cara menghilangkannya yah dengan membiasakan untuk terbiasa. Dengan banyak membaca otomatis pembendaharaan kata kita juga bertambah. Dan ini tentunya juga sangat berpengaruh dengan kualitas dari skripsi yang kita susun.
F.Jangan lupa berdo’a dan minta doa restu dari orang tua..
Nah ini nih point terakhir yang gak kalah penting. Usaha tanpa do’a gak ada artinya. Jadi selama masa bimbingan sering-sering berdo’a kepada Allah semoga setiap proses bimbingannya selalu dimudahkan dan dilancarkan. Jangan lupa juga minta doa dari kedua orang tua, sebab do’a orang tua terhadap anaknya didengar dan dikabulkan Allah.
Oke, mungkin itu beberapa tips yang bisa aku share untuk kali ini. Dan untuk kalian yang sedang dan dalam masa bimbingan skripsi semoga selalu dimudahkan dan dilancarkan. Skripsi itu tidak terlalu sulit kok, asalkan kita punya kemauan dan tekad yang kuat untuk menyelesaikannya, inshaa allah juga bakalan selesai. Selamat berjuang para pejuang skripsi, satu hari nunda skripsi sama saja dengan menunda satu hari resepsi. Hhaaaa …
Jumat, 11 Agustus 2017
SKRIPSWEETKU
Diposting oleh Erni Apriliani di 17.31Minggu, 06 Agustus 2017
SKRIPSWEET KU
Assalamu’alaikum, hari ini aku bakalan share gimana proses aku menyelesaikan skripsweetku tahun lalu. Emmm, sebenarnya akupun juga rada-rada molor skripsinya, yang targetnya 4 tahun kuliah atau 8 semester selesainya memasuki semester 9 atau lebih tepatnya 4 tahun 2 bulan. Padahal aku seminar proposalnya di akhir semester 6. Tuhkan lama banget, lebih duluan dari teman aku. Tapi iya itu tadi, males konsulnya kemarin itu. Soalnya kan di semester 7 ada praktik lapangan (PPL B), praktiknya itu ngajar di sekolah. Yah, ada lagi alasanku nunda ngerjain skripsi padahal aku sudah bayar untuk dosen pembimbingku nanti. Lanjut, PPL selesai gak kerasa udah memasuki semester 8. Nah di semester 8 ini kita diwajibkan mengikuti kkn. Hhaa, akupun punya alasan lagi buat nunda konsul skripsinya. Please jangan ditiru yah…. Alasannya sih kepengen fokus dulu KKNnya setelah selesai kkn baru deh ngerjain skripsinya.
Aku kalau ngerjain kerjaan itu gak bisa multitasking, harus diselesaikan satu-satu dulu. Kalaunya dikerjain barengan biasanya ada salah satu yang gak beres. Selesai kkn 2 bulan, aku sambil nanya ke teman udah sampai mana skripsinya. Mereka bilang udah bab 3, udah mulai penelitian, udah masuk bab 4 pembahasan. Ya Allah, aku kaget. Kalonya ditunda terus dan gak dikerjakan kapan selesainya. Targetkan harus wisuda tahun 2016 itu juga. Akhirnya mulai deh konsul ke dospem, proposal skripsi itu langsung disusun mulai dari bab 1-3. Beberapa kali harus revisi, bolak balik kampus, janjian sama dospem. Ngehubungin dosenpun nyusun kata-katanya harus mikir beberapa kali dulu, bingung milih katanya harus kayak gimana. Bentar-bentar hapus, ketik lagi takut jika pesan yang dikirimkan tersebut gak sopan. Buat mahasiswa yang sedang bimbingan tentu mengalami hal seperti ini.
O’iya selama bulan ramadhan tahun lalu juga sibuk bolak-balik kampus konsul skripsi. Perjuangannya itu loh. Tepat di tanggal 12 Juni 2016 akhirnya skripsiku dari bab 1-3 di acc sama dospemku. Tinggal lanjut penelitian di bab 4 dan penutup di bab 5. Aku nanya ke dospemku, masih sempat gak kira-kira selesaikan skripsinya tinggal 2 bab lagi nih padahal. Dan waktu pendaftaran munaqasahnya juga tinggal ± 15 hari lagi saat itu. Dospemku bilang, gak sempat lagi waktunya sudah mepet. Ya udah, akhirnya ku lanjutkan skripsiku sesudah lebaran. Setelah surat rekomendasi penelitian dari kesbangpol keluar, aku mulai melakukan penelitian. Karena judul skripsiku kemarin itu persepsi orang tua terhadap pendidikan Islam, otomatis yang jadi narasumbernya adalah para orang tua. Respondennya Alhamdulillah sangat merespon dengan berbagai pertanyaan yang sudah kusiapkan sebelumnya. Jawaban mereka beragam tapi ada satu kesimpulan dari jawaban tentang penelitianku itu, yakni para orang tua beranggapan bahwa pendidikan Islam itu sangat penting bagi kehidupan baik di dunia maupun di akherat. Bab 4, pembahasan tentang hasil penelitian itupun juga beberapa kali harus revisi. Sampai-sampai pengen nangis liat banyak coretan. Hiiikksss. Tapi yah begitulah suka dukanya. Selama konsul sama dospem kadang gak serius-serius banget juga. Malah dospemku pernah cerita tentang masa muda beliau. Heee dospemku curhat dikit, tapi beliaupun juga nanya macam-macam ke aku. Anggap aja sedang diinterview sama dospem. Hhhaaaa
Setelah beberapa kali revisi, Alhamdulillah akhirnya skripsweetku, iya skripsi kesayangan aku di acc juga sama kedua dospemku. Alhamdulillah, akhirnya munaqasah dan wisuda juga tahun ini. Alhamdulillah perjuangan dan usahanya gak sia-sia. Sidang munaqasahnya tepat di awal bulan yakni 1 November 2016. Sumpah, sehari sebelum sidang munaqasah pikiran itu bercabang-cabang. Galau, takut, ragu-raga, gelisah gak bisa jawab pertanyaan dari dosen penguji. Tapi Alhamdulillah dapat semangat dan motivasi dari kesayangan-kesayanganku kayak mama, abah, keluarga besar, dari sahabat dan juga teman-temanku. Ternyata pas hari H nya, tak sesulit yang kubayangkan yah walaupun di menit-menit awal rada gugup dan gemetaran menjawab pertanyaan dari dosen penguji tapi selanjutnya mengalir begitu saja. Alhamdulillah …..
Tak ada usaha yang mengkhianati hasil. Alhamdulillah dear ternyata nilai skripsi aku A. Akhirnya terbayar juga semua usaha dan perjuangan selama beberapa bulan menggarap skripsi yang dengan segala keribetannya. Hee. Pada 16 November kami di yudisium, Alhamdulillah resmi sudah menyandang gelar Sarjana Pendidikan, atau S.Pd. Resmi juga di belakang namaku terselip sebuah gelar yang dengan susah payah mencapainya, Erni Apriliani, S.Pd.
Barakallah, semoga selalu diberkahi Allah. Semoga ilmunya juga manfaat bagi banyak orang. Aamiin ya allah ….
IKATAN BATIN
Diposting oleh Erni Apriliani di 07.24Rabu, 05 Juli 2017
IKATAN BATIN ANTARA IBU DAN ANAK
Katanya ikatan batin antara ibu dan anak itu kuat. Hemm dan aku sangat percaya hal tersebut. Kenapa ikatan batin antara ibu dan anak itu bisa kuat meskipun berada ditempat yang berbeda sekalipun? Mungkin salah satunya karena ibulah orang yang mengandung dan melahirkan kita. Ibu yang pertama kali merasakan mual-mual, kakimu yang mulai menedang perut ibu, dan dia adalah orang yang bahagia melihat setiap perkembanganmu. Dia yang mengenalmu lebih dari siapapun, tidak sahabatmu, pacarmu, atau bahkan suami/istrimu. Dan ibu jugalah yang dapat merasakan apa yang kamu rasakan, khawatirmu, sedihmu bahkan bahagiamu. Saat kau bersedih, dialah orang yang paling sedih melihatmu bersedih dan dia juga sangat bahagia jika melihatmu bahagia.
Dan aku punya pengalaman saat jauh dari mama dan benar-benar ngerasain ikatan batin sama mama. Okeh, aku mulai ceritanya dari sini yah.
Pada hari Rabu, tgl 27 April 2016 itukan ada acara perpisahan antara kami, mahasiswa kkn dengan warga desa Ulang. Acaranya itu makan bersama, jadi kami gotong royong dengan warga menyiapkan makanan buat disantap bersama. Heee Setelah shalat subuh, kami membantu menyiapkan keperluan buat masak di halaman posko kkn. Berhubung teman kami yang laki-lakinya, syihab dan salahuddin ikut membantu abang Imul dan Kakaknya ke Pasar Kandangan buat nyari keperluan masak, kayak sayur, ayam, sambal de el el. Jadi tinggal aku, Fatimah, Wartini dan inayah yang tinggal di posko. Jadi shalat subuh yang biasanya diimamin oleh abang Syihab, untuk kali ini pengecualian. Shalatnya sendiri ajah.
Matahari pun mulai menampakkan sinarnya, kami para gadis bantuin ibu-ibu memasak. Mulai dari bikin sambal buat masak ayam, marutin nyiur dan potong-potong sayuran kayak nangka, kacang, dan teman-temannya. Nah disaat potong nangka tiba-tiba jari aku kesayat pisau. Yups, pisaunya lumayan tajam. Sebenarnya luka dijari itu gak dalam banget tapi darahnya itu ngucurnya gak berhenti. Hee, terus nih ibu Kades dan temanku yang lain gak sadar kalau aku luka, aku langsung lari bersihin lukanya di kran pakai air terus masuk ke rumah nyari kapas bersihin darahnya. Teman aku inayah yang selesai mandi nanya, kenapa Er? Aku bilang aja tadi luka kena pisau. Salahuddin dan Inayah ikutan khawatir. Ayahnya abang imul, wartini dan semuanya khawatir. Fatimah dan Julak langsung ngambilin obat merah ke puskesdes.
Keadaan aku rada-rada pusing, mungkin oksigennya naik ke otak. Kata temanku, wajahku pucat. Gak berapa lama, beneran mau pingsan tapi sempat dipegangin sama teman aku, wartini dan Fatimah. Julakjuga khawatir banget. Yaps, semua orang khawatir. Terus luka aku diobatin , terus minyak kayu putih diarahin ke hidung. Kata Fatimah muka aku pucat banget, bibir juga berubah jadi pucat. Dan akhirnya aku disuruh istirahat rebahan aja di ruang tamu. Dan ternyata di tempat lain, di waktu yang bersamaan mama juga mau pingsan. Iya, waktu itukan musimnya panen padi tuh kalo dalam bahasa banjarnya “maharit banih” . karena saat itu cuacanya panas banget, mama kepanasan udah gak tahan akhirnya mau pingsan. Dan Alhamdulillah, di sawahnya gak sendirian tapi banyak orangnya. Dan aku tau cerita itu saat udah tiba di rumah diceritain sama ayah aku.
Ternyata benar, ikatan batin antara anak dan ibu itu emang kuat. Mama dan aku sama-sama mau pingsan tepat di hari yang sama dan di jam yang sama pula. Masya Allah, Maha Besar Allah dengan segala kuasa-Nya.
And then, maybe Cuma itu yang bisa aku share di blog ini. Ini sepenggal cerita dan pengalamanku tentang ikatan batin antara aku dan mama.
See u next time…..
Jumat, 04 Agustus 2017
Pengalaman Pertama
Diposting oleh Erni Apriliani di 22.19Pengalaman Pertama Terjun Ke Lapangan
Jum’at, 04 Agustus 2017
Kemarin , tepatnya hari jum’at tiba-tiba hpku bunyi ada satu chat WA masuk. Terus aku periksa ternyata dari Kakak senior samping desa. Isi chatnya, disuruh datang ke balai desa sekitar jam 2an katanya ada rapat sekaligus pengenalan. Setelah baca chat, aku bingung antara kaget dan deg-degan kayak gimana sih rapatnya.😯😯😯
Jarum jam terus berdetak, menit terus berlalu. Setelah orang adzan shalat jum’at aku mandi, selesai kemudian shalat zuhur dulu sambil nunggu abah pulang dari shalat jum’at di masjid. Gak berapa lama abah datang. Ya udah kita makan siang bareng. Gini yah, kalonya tiap jum’at itu makan siangnya nunggu abah pulang dari masjid dulu. Keluarga kami makannya selalu bareng, bersama-sama supaya adil. Lanjut ceritanya.
Selesai makan siang, aku dandan dulu Cuma bentarlah paling juga 15-20 menitlah. Jam 13.50 aku berangkat dari rumah. Yah berhubung jarak rumah ke balai desanya lumayan dekat paling juga sekitar 3-5 menit sudah sampai. 😁😁😁 Ternyata nih, kakak samping desanya sudah disana duluan, dan yang ternyata setelah aku tau kakaknya gak balik ke rumah yah berhubung jarak rumahnya juga lumayan jauhlah daripada bolak-balik mungkin lebih baik stay di balai desa saja dulu. Ternyata molor, tamunya datang hampir jam 3an. Ada sedikit wawancara, tamunya tersebut dari kementerian sosial. Jadi ada beberapa orang yang ditanyai tentang program puskesos. Hhhaaa, aku aja baru dengar tentang hal itu. 😂😂😂 Oh, ternyata nih dear mereka semua mah pinter-pinter, aktif banget, 👍👍👍 dah pokoknya. Yah maklum lah mereka kan juga sudah lama jadi secara gak langsung tentu sudah pengalaman. Aku mah apa atuh, Cuma remah rengginang dibandingkan mereka. 😅😅😅 Salut banget aku sama kinerja dan tanggung jawab mereka. 👏👏👏Setelah selesai sesi wawancara tersebut, tamu tersebut ingin langsung melihat keadaan di lapangan. Sebagai orang baru, akupun juga ikut dengan mereka.
Dari satu rumah ke rumah yang lain. Ada beberapa rumah yang dikunjungi pada sore ini. Yah memang yang menjadi sasaran dari program ini adalah rumah tangga menengah ke bawah. Ada satu keluarga yang cukup mengetuk hatiku saat itu. Ada satu buah keluarga, punya anak yang disabilitas (cacat). Anak beliau tersebut gak bisa jalan juga gak bisa bicara. Dan umur anak beliau sudah 21 tahun, yah 2 tahun di bawah umurku. Rumah beliau kecil, tak ada ruang tamu. Ruang tamu, ruang keluarga dan ruang tidur jadi satu. Bisa dibayangkan gimana rumah beliau?😢😢😢 Dari sini aku belajar banyak hal tentang kehidupan, Ternyata di luaran sana masih ada banyak orang yang belum seberuntung diriku. Kenapa aku anggap diriku beruntung? Aku bisa sekolah sampai perguruan tinggi, rumah ada, beras ada tidak usah beli atau harus menunggu bantuan dari pemerintah, kendaraan Alhamdulillah ada. Memiliki orang tua yang begitu peduli dan sangat menyayangiku. Alhamdulillah, nikmat Tuhan mana yang kamu dustakan. 🙏🙏🙏
Iya, Allah benar-benar sangat sayang. Sudah seharusnya aku mensyukuri akan segala nikmat yang telah allah kasih dalam kehidupanku saat ini. Nikmat sehat, fisik yang sempurna, nikmat rezeki dan nikmat segala-galanya yang telah allah berikan tak terhingga dalam kehidupanku. Dan itu pengalaman hidup yang berharga, mungkin akan ada banyak pengalaman-pengalaman selanjutnya setelah ini. Namun, akupun juga mengerti bahwa tidak ada usaha yang selalu berjalan dengan mulus. Selalu saja ada hambatan ataupun rintangan yang menghadang. Yah, umpama jalan akan selalu ada batu-batu kerikil di depan. Tapi, asalkan selalu ada Allah. Inshaa allah segala sesuatunya akan selalu dimudahkan. Jika kita mengingat Allah, Allah pun juga akan bersama kita di setiap apapun keadaan kita. Allah lebih mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya, dan mungkin ini adalah salah satu skenario dari Allah untuk kehidupanku yang lebih baik lagi. Dan Allah tidak mungkin menempatkan hamba-Nya diposisi yang salah, sebab Dia mengetahui kapasitas kita sebagai hamba-Nya. Dia lah yang mengetahui segala-galanya.
Terakhir, semoga aku bisa mengemban suatu amanah yang sudah Allah percayakan saat ini kepadaku. Menjadi jalan bagiku untuk lebih dekat dengan syurga-Nya Allah. Dan semoga ini menjadi jalan dan pilihan terbaik dari Allah untuk kehidupanku yang lebih baik lagi ke depannya. Di berikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas ini, bertanggung jawab dan yang terpenting tetap menjadi Erni Apriliani yang baik, yang ramah, yang tidak sombong, yang selalu sayang keluarga dan anak shalehahnya mama abah. Semoga ilmu yang di dapat selama mengenyam pendidikan bertahun-tahun ada manfaatnya bagi masyarakat sekitar. Aamiin ya Allah……… 🙏🙏🙏🙏🙏
DREAM
Diposting oleh Erni Apriliani di 21.17
Sedari kecil, waktu SD ada pelajaran Bahasa Indonesia. Guru wali kelasku meminta kami menuliskan cita-cita masing-masing termasuk juga diriku. Entah kenapa, Erni kecil menuliskan dokter gigi sebagai cita-citanya. Ya, aku memilih cita-cita ingin menjadi seorang dokter gigi yang hebat. Dokter yang membantu anak-anak maupun orang dewasa yang bermasalah dengan kesehatan giginya.
Selain itu, aku juga menuliskan ingin bersekolah ke SMPN I Angkinang, SMA Negeri 2 Kandangan dan kuliah di Univ. Lambung Mangkurat. Iya, itu adalah beberapa lembaga pendidikan pilihan untuk nantinya melanjutkan pendidikanku. Namun skenario Tuhan memang berbeda. Setelah lulus SD di SDN Sungai Hanyar, aku yang tadinya ingin melanjutkan ke SMPN 1 Angkinang tidak diizinkan mama. Mama menyarankan dan memasukkanku ke MTsN Angkinang atau yang kini dikenal dengan sebutan MTsN 3 HSS. Karena mama ingin anaknya belajar ilmu agama lebih banyak jika sekolah di MTsN. Karena ridho dan restu dari orang tua, Alhamdulillah prestasi akademikku di sekolah tak pernah jauh dari peringkat 1 atau 2 sampai kelas 3 lulus MTs. Dan dari sini jugalah aku bertemu dengan seseorang yang yang ku sebut dia pacar pertamaku atau bisa dibilang cinta monyet, eh tapi kalau sudah mengenalkan ke orang tua cinta apaan coba?????
Next, pending dulu yah cerita soal love storyku. Nanti, lain waktu aku ceritakan dia itu siapa. Heee
Selanjutnya, lulus dari MTs aku ingin lanjut lagi ke SMA Negeri 2 Kandangan. Awalnya mama juga rada-rada gak suka aku sekolah di sana, beliau menyarankan lanjut lagi ke MAN 2 Kandangan. Ya, mungkin mamaku ingin anaknya sekolah yang banyak pelajaran agamanya. Aku sudah mendaftar di SMA Negeri 2 Kandangan dan diterima. Alhamdulillah, setelah di bujuk-bujuk akhirnya mama menyetujui sekolah disana. Kalau abah terserah aku saja sekolah maunya dimana gak pernah ada masalah. Dan di sekolah ini juga kutemukan 3 orang sahabat yang masya allah, benar-benar suatu anugerah bisa mengenal mereka hingga sekarang. Nanti dilain waktu, akan kuceritakan kisah persahabatan kami ber4.
O,iya dari MTs sampai SMA cita-citaku berubah, yang tadinya ingin jadi dokter gigi malah maunya jadi seorang guru.. yah, karena aku sadar biaya pendidikan untuk jadi dokter itu mahal. Dan aku hanya berasal dari keluarga yang sederhana. Lulus dari SMA Negeri 2 Kandangan, aku sebenarnya ingin lanjut ke Univ. Lambung Mangkurat ataupun IAIN Antasari atau yang dikenal sekarang UIN Antasari, tapi terkendala lagi sama izin dari mama. Huftt, mama takut anaknya jauh dari beliau, takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Dan fix aku kuliah di Kandangan saja mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam, yah sesuailah dengan cita-citaku yang ingin menjadi guru. Sebenarnya ilmu agamaku masih cetek banget, gak ada apa-apanya dibandingkan dengan temanku yang lulusan dari pesantren. Karena yang masuk kuliah di sana memang lebih banyak yang berasal dari lulusan pesantren. Antara gak percaya diri sebenarnya kuliah disana, karena mindset di awalnya pasti bakalan banyak belajar bahasa arabnya, pasti kuliahnya susah banget. Namun setelah dijalani, justru Allah selalu memberi kemudahan dan kelancaran. Mungkin itu juga karena do’a dari kedua orang tuaku.
Meskipun di awal-awal tahun pertama kuliah, ip aku masih rendah 3,15 kalau gak salah. Alhamdulillah, untuk semester-semester selanjutnya mengalami peningkatan. Malah beberapa kali ipnya sampai 4,00. Heee . kuliah di jurusan ini benar-benar mengubah pandangan dan kebiasaanku. Dampaknya Alhamdulillah positif sekali. Dulu waktu awal-awal SMA shalatnya bolong-bolong tapi sesudah kelas 2 baru deh mulai memperbaiki shalatnya supaya jangan bolong-bolong lagi lanjut sampai sekarang. Semoga istiqomah. Aamiiin . intinya kuliah benar-benar menambah pengalaman yang baru dan juga teman yang baru.
Ternyata selama kuliah, akupun juga punya kisah cinta yang rumit. Tapi nantilah aku ceritakan juga. Hee
Perjuangan menyelesaikan skripsipun sangat berat. Ada banyak godaan saat itu. Yang dulunya target harus selesai di tahun ke 4 perkuliahan, ternyata malah molor ke semester 9 lebih tepatnya 4 tahun 2 bulan. Tapi gak terlalu masalah juga, ada untungnya juga di semester 9. Kenapa? Yaps, berdasarkan peraturan kementerian agama yang dulu gelar S1nya adalah Sarjana Pendidikan Islam atau S.Pd.I sekarang diubah menjadi Sarjana Pendidikan atau S.Pd. begitu juga dengan Sarjana Hukum Islam yang dulunya S.H.I sekarang berubah menjadi S.H. Wisuda tepatnya 28 Desember 2016 tahun lalu. Sudah beberapa sekolah yang didatangi nyari lowongan ternyata tak ada satupun yang menerima tenaga honorer. Lalu ada satu teman ngasih info ada sekolah swasta yang mencari tenaga pendidik yang juga kebetulan dia mengajar disana. Ya udah, bismillah mulai menyiapkan berkas-berkasnya buat mendaftar disana. Siapa tahukan rezekinya ada disana. Oke beberapa hari kemudian di sms sama panlaknya, kalau aku lulus administrasi.tahap pertama terlewati. Alhamdulillah, lanjut ke tahap 2 yaitu tes tertulis dan baca alqur’an. Sebenarnya dalam tahap ini, hati ragu-ragu mikirnya pasti gak lulus. Tapi ternyata, Alhamdulillah lulus juga ditahap ini. Next lanjut ke tahap 3 yaitu micro teaching, nah mungkin di sinilah perjuanganku harus berhenti sampai di sini.iya, dalam tahap ini aku gak lulus, karena akupun juga menyadari bahwa aku pasti gak bakalan lulus. Kenapa? Karena, peserta yang lainnya masya allah bagus-bagus banget. Beda dengan aku. Yah, ambil positifnya saja, mungkin rezekinya bukan di situ. Dan tetap khusnudzan dengan Allah, Dia lebih mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya.
Minggu, 30 Juli 2017
Maafkan Aku, Mama
Diposting oleh Erni Apriliani di 07.11Minggu, 30 Juli 2017
Udah dari beberapa hari yang lalu merencanakan buat jalan-jalan ke gunung baren sepupu & teman yang lain. Akhirnya dipilih nih hari minggu, nah sehari sebelumnya motor aku, si putih diservis + ganti olie karena udah lumayan lama gak di servis dan ganti olie.
Malamnya nih, tepatnya malam minggu H-1 sebelum berangkat. Mama melarang aku kesana, takut kenapa-napa. Huftt, yah begitulah nasib anak tunggal khususnya aku. Kadang mama sering gak bolehin jalan takut ada kejadian/bahaya nantinya. Heemm, aku sebagai anak mau gak mau harus nurut sama orang tua. Oke, akhirnya fix aku batalion kesana. Langsung chat sepupuku, hhaa padahal rumahnya sebelahan tinggal ketuk pintu atau panggil lewat jendela juga bisa 😂😂😂 aku bilang gak jadi ikut besok ke gunung.
Kenapa dibatalin? Karena aku percaya kalau orang tua, terlebih mama kalaunya melarang sesuatu itu dan kita masih saja melakukannya tanpa menghiraukan larangan orang tua sesuatu hal yang dikhawatirkan tersebut bakalan terjadi.
Dan, benar bahwa Allah Maha membolak-balikkan hati seseorang. Paginya, aku masih ngotot sambil merengek manja supaya diijinkan mama ke gunung. Dan akhirnya, mama mengijinkan berangkat kesana yah walaupun aku tau hanya setengah hati, dan setengah hati sebenarnya ada perasaan khawatir.
Aku panggil sepupuku, bilang bahwa aku juga ikut tungguin dulu mandi sebentar. 10 menit lebih mandi, akhirnya selesai juga. Dandan serapi & secantik mungkin 😂😂, padahal cuma pakai cream muka, bedak, lotion, celak mata, dan sedikit lipgloss. Yaps, aku gak bisa make up berlebihan karena memang sebenarnya gak bisa 😂😂
Finally, selesai sudah dandan tinggal pakai hijab yang sesimpel mungkin karena faktanya aku gak suka yang ribet.
Jam 9an akhirnya berangkat dari rumah, bismillah, kaki kanan kulangkahkan ..
Berhubung janjian dengan teman, ya udah nunggu di bundaran ketupat Jalan H.M Yusi jalan hanyar. Lumayan lama nunggunya, sampai lumutan 😁😁
Kalaunya perempuan agak lama ditungguin masih wajarlah tapi ini laki-laki. Helloww, lelet amat siihh, harusnya yang nunggukan laki-laki ini mah ke balik.
Setelah sekian jam, akhirnya muncul juga tuh orang. Yee akhirnya berangkat nih nurut perkiraan ternyata teman aku itu katanya makan dulu di seberang .. Ya rasulullah, arrrrgghhhh nih hati rasanya gimana gitu .. Kezeeeeelllll
Hampir jam 10an nih akhirnya kita ber4 cuss gunung. Satu teman yang lain nunggu di lokasi. Lupa jam berapa, tiba juga di lokasi wisata halinjuangan. Teman yang satunya memang sudah menunggu di lokasi tersebut. Kendaraan di parkir, langsung bayar + tiket masuknya seharga 10 rb ..
Nunggu temannya teman aku sebentar, baru naik keatas. Akhirnya, temannya teman aku datang juga. Pendakianpun dimulai ...
Dan semuanya berawal dari sini ......
Lumayan tinggi yang harus di daki, awalnya biasa saja okelah aku masih kuat mendaki walaupun rada-rada tinggi begitu. Nafas mulai ngos-ngosan kadang berhenti sebentar. O, iya kami ber7 yang mendaki, perempuannya cuma ber3, salah satunya aku. Menaiki tangga-tangga yang masih berupa tanah , yups masih belum di semen kayak di bukit palawan. Sebentar berhenti, sempat selfie dulu bareng temanku .. Gak lama sampai nih di zona istirahat yang pertama, nah di situ nafas mulai terasa berat, kepala mulai terasa pusing, perut mulai terasa mual. Dan beneran aku muntah, terus pandangan mata mulai terasa kabur. Beneran udah gak kuat nahan badan aku, mulai terasa limbung. Ya udah aku milih duduk di tanah, sepupuku mulai panik.
Muntah terus, makanan pagi tadi keluar semua. Badan lemah banget, keringat dingin. Temannya sepupuku yang juga adik tingkat ku selagi kuliah akhirnya nyuruh rebahan dipangkuannya. Mereka ber2 yang mengoleskan minyak kayu putih ke hidung, tengku leher, kaki, perut dan juga tanganku. Duh, tuhkan merepotkan mereka berdua. Sepupuku juga ngipasin aku. Gak bisa dibayangkan kalo mereka gak ada saat itu.
Ternyata apa yang dikhawatirkan mama beneran terjadi, astaghfirullah benar-benar merasa bersalah banget sama mama. Gak nurut kata mama, mama maafkan anakmu ini yah , yang terkadang masih suka membuatmu khawatir.
Dan akhirnya aku & sepupu ku memutuskan buat turun saja, sedangkan yang lainnya melanjutkan pendakian mereka.
Jadi, hikmahnya hari ini adalah kalau orang tua gak ngasih ijin lebih baik gak usah daripada terjadi sesuatu hal yang membahayakan. Naluri seorang ibu kuat.


